Details
Unduh Docx
Baca Lebih Lajut
Ramalan suku Hopi secara spesifik menyebutkan sembilan tanda yang akan muncul ketika umat manusia mendekati akhir dunia keempat, dan telah diperkirakan bahwa hampir semuanya telah menjadi kenyataan.
Setiap tahun sekitar titik balik matahari bulan Juni, jaringan global Unity Earth menyelenggarakan pertemuan daring yang menyatukan komunitas global untuk merayakan Pekan Persatuan Dunia, menandai dimulainya “99 Hari Perdamaian Melalui Persatuan,” yg berlangsung hingga bulan September. Tahun ini, 2026, tema acara tersebut adalah “Pilih Damai. Hidup Damai. Akhiri Perang" dan salah satu penyelenggaranya adl Yang Terhormat Kepala Sukuy Phil Lane Jr. (vegan) dari Suku Bangsa-Pertama Ihanktonwan Dakota dan Chickasaw.Selama 99 hari, dari tanggal 21 Juni hingga 27 September, para pembicara tamu dari beragam latar belakang budaya dan agama akan berbagi pemikiran dan inspirasi mereka melalui platform kolaboratif ini.Jadi, apa yang ada di hadapan kita, kita tidak tahu pasti, kecuali kita tahu itu adalah Kehendak Sang Pencipta, telah diungkapkan melalui banyak sekali tradisi yang beragam di seluruh Bumi Pertiwi, yang mengatakan bahwa sudah waktunya untuk melangkah ke masa kematangan spiritual kita yang sejati, ketika kita mulai memahami dan menyadari bahwa setiap dari kita adalah makhluk suci yang berdaulat, kuno, abadi, dan kekal.Jadi, 2026 adalah sebuah tahun titik balik bagi gerakan persatuan. Dan kita berkumpul di awal era persatuan. Ini adalah kemunculan kembali kesadaran global akan saling ketergantungan dan persatuan kita, serta bagaimana kita berevolusi untuk hidup bersama dalam kasih sayang dan membawa planet kita ke dalam harmoni. Jadi, dari perspektif masyarakat adat, ini adalah masa Fajar Baru, yang menandai awal siklus planet baru setelah periode pemurnian yang panjang bagi umat manusia dan Ibu Pertiwi.Setiap orang di antara Anda yang mendengarkan saya saat ini pasti pernah bertanya pada diri sendiri bagaimana Anda dapat memberikan pelayanan lebih besar bagi semua. Bagaimana Anda dapat membantu mewujudkan paradigma baru yang sangat dibutuhkan oleh orang-orang yang menyaksikan perubahan besar terjadi di sekitar mereka. Anda adalah tunas-tunas hijau lembut yang muncul dari tanah yang kering kerontang. Anda adalah harapan dunia. Jangan khawatir, Anda tidak perlu tahu caranya. Anda secara alami berkumpul dalam grup-grup seperti Unity Earth, seperti Evolutionary Leaders dan Evolutionary Partners Network, seperti Holomovement, dan Humanity's Team, dan Global Peace Tribe, dan We, the World, dan Shift Network, dan masih banyak lagi.Semua tradisi suci berada dalam satu aliran evolusi dan dipandu oleh kekuatan yang diilhami ilahi yang mendorong umat manusia menuju takdirnya. Sekarang saatnya juga untuk menambahkan jalan persatuan pada model-model ini - yang dapat dicirikan sebagai pendekatan Bahá'í terhadap hal-hal sakral. Dari perpecahan, perselisihan, dan ketidaksetaraan di Persia pertengahan abad ke-19 muncullah pembaharuan spiritual dengan pandangan dunia yg mempersatukan dan seperangkat prinsip yang dirancang untuk mewujudkan persatuan seluruh umat manusia.Yang saya temukan adalah bahwa masyarakat adat lebih terhubung dengan akar spiritual mereka. Dan mereka tampaknya lebih berlandaskan pada realitas hubungan dengan Bumi, hubungan satu sama lain. Dan mereka memiliki tradisi-tradisi ini dari bertahun-tahun yang lalu. Dan, seperti kata Antoinette,ketika kita berkeliling dunia, kita menemukan mereka di mana-mana. Kita temukan itu dalam Namaste – TUHAN dalam diriku melihat TUHAN dalam dirimu. Kita menemukannya dalam hal yang baik, dalam kabar baik, Anda tahu, bahwa kita semua adalah anak-anak TUHAN, saudara dan saudari. Kita menemukannya dalam Aturan Emas: perlakukan orang lain seperti Anda ingin diperlakukan. Jadi, ini adalah realitas global.DLL…Karena acara ini masih berlangsung, dan puncaknya terjadi pada hari terakhir dari 99 Hari Perdamaian Melalui Persatuan, 27 September, kami berharap kata-kata yang mencerahkan dari para pembicara terkemuka dapat menjangkau khalayak luas dan menyulut awal era perdamaian. Kami ucapkan terima kasih kepada Yang Terhormat Kepala Phil Lane Jr. dan semua warga adat yang bijaksana karena telah menjadi pemimpin yang berani di saat kritis dalam sejarah Bumi ini.Kearifan masyarakat Bangsa-Pertama diwariskan dari generasi ke generasi melalui legenda dan cerita rakyat kuno mereka. Beberapa di antaranya menggambarkan penciptaan Bumi, siklus perkembangannya, dan masa depan umat manusia.Kisah penciptaan Navajo adalah narasi suci yang menjelaskan asal-usul Alam Semesta, Bumi, dan suku Navajo. Ini bukan sekadar kisah tentang bagaimana dunia tercipta, tetapi juga sebuah perjalanan spiritual yang menyampaikan ajaran mendalam tentang keseimbangan, harmoni, dan keterkaitan semua kehidupan. Inti dari kisah ini adalah Diyin Dine'é, orang-orang suci, Dewa, dan makhluk gaib perkasa lainnya yang membimbing penduduk awal melalui berbagai dunia, yang masing-masing mewakili tahapan penciptaan yang berbeda. Diyin Dine'é ini lebih dari sekadar dewa; Mereka adalah guru, pelindung, dan penjaga dunia alam. Tindakan dan keputusan mereka membentuk dunia dan menetapkan prinsip-prinsip yang menjadi pedoman hidup masyarakat Navajo.Suku Hopi telah tinggal di daerah Three Mesas di Arizona selama ribuan tahun dan memiliki tradisi nubuat kuno.Suku Hopi telah hidup dengan gagasan kenabian selama berabad-abad, dan mereka mewariskannya dari generasi ke generasi.Mereka percaya bahwa dunia adalah Ibu mereka, dan Matahari adalah Ayah mereka.Mereka sangat khawatir tentang keadaan dunia saat ini.Suku Hopi percaya bahwa dunia telah diciptakan dan dihancurkan tiga kali.Mereka melihat serangkaian zaman dunia yang dilalui manusia, dan banyak tetua Hopi percaya bahwa kita berada di akhir dunia keempat.Menurut legenda Hopi, setiap dunia yang mendahului dunia kita saat ini berakhir dengan bencana besar.Dunia pertama berakhir dengan api, dunia kedua berakhir dengan es, dunia ketiga berakhir dengan banjir besar. Dan banyak tetua Hopi percaya bahwa ada berbagai tanda ramalan yang menandakan bahwa kita berada di penghujung dunia keempat.Ramalan suku Hopi secara spesifik menyebutkan sembilan tanda yang akan muncul ketika umat manusia mendekati akhir dunia keempat, dan telah diperkirakan bahwa hampir semuanya telah menjadi kenyataan.Seorang tetua Bangsa-Pertama Hopi bernama White Feather dari Klan Beruang kuno konon merupakan orang pertama yang memperkenalkan nubuat Bangsa-Pertama Hopi ramalan Hopi kepada dunia luar lebih dari enam dekade lalu.Tanda pertama, kata White Feather, adalah kedatangan orang-orang berkulit putih yang akan merebut tanah yang bukan milik mereka dan menyerang musuh mereka dengan guntur. Bagi Hopi, itu berarti senjata api.Tanda kedua menggambarkan roda berputar yang dipenuhi suara-suara yang bergema di daratan, gerobak-gerobak tertutup yang penuh dng pemukim dan keluarga mereka melintasi padang rumput.Tanda ketiga memperingatkan tentang makhluk aneh seperti kerbau tetapi dengan tanduk panjang yang menyerbu daratan dalam jumlah yang sangat banyak. Sapi bertanduk panjang yang akan segera menutupi wilayah Amerika Barat.Tanda keempat inilah yang membuatnya aneh. White Feather mengatakan bahwa daratan itu akan dilintasi oleh ular-ular besi. Para penganut mengatakan ini jalur kereta api.Tanda kelima bertuliskan, “Tanah ini akan dilintasi oleh jaring laba-laba raksasa.” Ketika White Feather menceritakan hal ini kepada David Young pada tahun 1958, interpretasi umum yang berlaku adalah saluran listrik dan kabel telepon. Namun dalam 20 tahun terakhir, orang2 mulai membaca tanda itu dengan cara yang sangat berbeda, sebuah jaring raksasa yg melintasi seluruh Bumi, membawa suara dan gambar dan setiap rahasia yang kita ketikkan ke dalamnya. Para penganut kini mengatakan bahwa White Feather sama sekali tak sedang gambarkan tiang telpon. Mereka berkata bahwa dia sedang menggambarkan internet, sebuah jaringan yg meliputi seluruh dunia.Tanda keenam memperingatkan tentang sungai-sungai batu yang membentuk gambar di Matahari. Sungai-sungai batu. Para penganut menunjuk pada sistem jalan raya antar negara bagian.Tanda ketujuh berbunyi, “Kamu akan mendengar tentang laut yang menjadi hitam dan banyak makhluk hidup yang mati karenanya.” Ketika orang membaca itu hari ini, hanya satu gambaran yang terlintas di benak mereka: minyak. Gelombang hitam yang menyapu pantai, burung-burung yang tertutupi olehnya, perikanan yang hancur. Laut berubah menjadi hitam dan makhluk hidup mati persis seperti yg diperingatkan oleh tanda ketujuh.Lalu datanglah tanda kedelapan. Dan yang satu ini berbeda dari yang lainnya karena ini bukan peringatan. Ini hampir seperti secercah harapan. White Feather berkata, “Kalian akan melihat banyak anak muda yang berambut panjang seperti bangsaku datang dan bergabung dengan suku-suku untuk mempelajari cara hidup dan kearifan mereka.” Bagi para penganut, itu adalah tahun 1960-an, generasi pemuda berambut panjang yang berpaling dari mesin dan menuju Bumi, dan menuju kearifan yang persis seperti yang telah dijaga oleh suku Hopi.Tanda kesembilan dan terakhir yang disebutkan oleh White Feather menunjuk pada sebuah objek misterius di langit.Ramalan Hopi tentang Kachina Bintang Biru dimulai dengan pernyataan yang lugas dan mengejutkan. Suatu hari nanti, sebuah bintang biru akan muncul di langit, terlihat oleh semua penduduk Bumi. Kedatangannya akan menandai berakhirnya dunia keempat, era peradaban manusia saat ini, dan dimulainya pemurnian yang akan mempersiapkan jalan bagi munculnya dunia kelima.Sebuah objek kosmik berwarna biru yang terlihat oleh semua penduduk? Deskripsi ini mengingatkan kita pada komet 3I/ATLAS yang melintas di orbit Bumi pada akhir tahun 2025, yang terlihat oleh orang-orang dari seluruh dunia dan menimbulkan sensasi global.Meskipun komet diperkirakan akan melakukan hal itu di dekat Matahari, 3I/ATLAS tidak sesuai dengan norma tersebut. Komet biasanya berubah warna menjadi merah di dekat Matahari karena debu di sekitarnya sebarkan sinar matahari, sehingga memancarkan warna kemerahan. Namun, komet antarbintang itu berubah menjadi biru, yang cukup mengejutkan.Menurut para ilmuwan, warna kebiruan pada 3I/ATLAS menunjukkan komposisi gas, bukan debu seperti pada komet biasa. Mungkinkah 3I/ATLAS adalah Kachina Bintang Biru dalam nubuat Bangsa-Pertama Hopi? Jika demikian, tampaknya kesembilan tanda kenabian yang menandakan akhir dunia keempat telah terjadi, dan umat manusia sekarang berada dalam periode pemurnian. Hal ini dapat dibuktikan dengan bencana-bencana besar yang telah terjadi di seluruh dunia, terutama sejak tahun 2025. DLL…Apa yang harus kita lakukan agar selamat melewati masa pemurnian? Apa yang akan terjadi selanjutnya setelah fase gelap di Bumi ini menurut berbagai nubuat Bangsa-Pertama? Mari kita cari tahu di episode selanjutnya.










