Details
Unduh Docx
Baca Lebih Lajut
Dan sekarang kami memiliki suara hati dari Everly di Amerika Serikat:Saya diinisiasi oleh Guru pada tur ceramah Guru di Asia pada tahun 1995. Saat inisiasi, ketika Guru tersenyum kepada saya, saya langsung jatuh cinta dan masih mencintai hingga 31 tahun kemudian. Saya malu mengakui bahwa pada awalnya, saya tidak menghargai karunia inisiasi dan bahkan sempat meninggalkan jalan ini sebelum akhirnya kembali untuk selamanya. Dunia maya ini bisa sangat menipu dan mengalihkan perhatian. Kini saya menyadari bahwa inisiasi adalah Karunia jiwa terbesar dan saya sangat menghargainya.Sekitar waktu inisiasi saya, saya mendapat penglihatan batin tentang bayi Dewa Krishna di alam Surgawi. Saya mendengar lonceng kuil berbunyi tiga kali, dan bayi Dewa Krishna menyanyikan sebuah mantra dengan suara paling merdu. Saya menghafal mantra ini dan tiga dekade kemudian masih mengingatnya. Kata-katanya mirip dengan bahasa Sanskerta dan, jika diterjemahkan ke dalam bahasa Inggris, artinya, “TUHAN Ilahi mencintai Penguasa Alam Semesta”. Guru Terkasih, baru-baru ini saya sepenuhnya memahami arti dari kata-kata ini. Engkau adalah Penguasa Alam Semesta yang dicintai oleh TUHAN dan Surga-Surga! Terima kasih banyak karena telah menanggung karma orang-orang dunia dengan mengorbankan keselamatan-Mu.Melalui berbagai kesulitan dalam hidup ini, beremigrasi ke negara yang jauh dari kampung halaman, membesarkan anak-anak, bekerja di beberapa pekerjaan sekaligus, mengalami dua pernikahan yang gagal dan tidak bahagia, dan sekarang, terasing dari anak-anak saya yang sudah dewasa, saya telah menanggung banyak pelajaran karma, rasa sakit hati yang mendalam, dan saat ini mendapati diri saya lajang dan sendirian. Kata-kata Guru, “Menjadi lajang adalah solusi terbaik,” selalu mengingatkan saya bahwa saya berada di tempat yang baik.Saya merasakan Cinta dan dukungan Guru melalui Supreme Master TV, melalui teman-teman saya yang elok, melalui orang asing yang menunjukkan kebaikan kepada saya, melalui Keluarga Quan Yin saya, dan makanan vegan lezat yang dibagikan di Center setelah meditasi kelompok Quan Yin. Saya bermeditasi 3-4 jam setiap hari dan mendengar samudra musik dalam meditasi Suara Surgawi batin. Meditasi telah membuat saya kurang menginginkan hal-hal duniawi, lebih bijaksana, dan lebih bahagia.Saya menjadi sukarelawan di tempat penampungan insan-hewan, berpartisipasi dalam protes menentang penyiksaan insan-hewan, dan membantu pekerjaan Center serta Supreme Master TV. Saya ingin memenuhi misi jiwa saya karena saya tidak ingin bereinkarnasi lagi. Saya ingin berada di kaki Guru saya di Alam Suci Tim Qo Tu dan membantu Guru dengan cara apa pun yang saya mampu. Saya bersyukur kepada-Mu, Guru, atas Belas Kasih dan Rahmat-Mu kepada saya. Apresiasi tulus saya kepada tim Supreme Master TV yang bekerja keras. Selamanya milik-Mu, Everly dari Amerika SerikatEverly yang jujur, Terima kasih telah berbagi perjalanan spiritual Anda dan ke mana perjalanan itu membawa Anda. Meskipun para inisiat memiliki pengalaman yang berbeda-beda sepanjang perjalanan, kita bersatu dalam keinginan untuk kembali kepada TUHAN dan cinta kita kepada Guru Terkasih Yang membimbing kita dengan begitu sempurna. Kami senang Anda telah berdamai dengan semua tantangan yang Anda alami dan mendoakan yang terbaik bagi Anda di jalan ini. Semoga Anda dan Amerika Serikat yang agung bermandikan Cahaya TUHAN yang selalu menyinari Anda, Tim Supreme Master TVP.S. Guru memberikan jawaban yang penuh wawasan: “Everly yang menginspirasi, senang membaca bahwa Anda telah berkembang dengan baik dalam latihan meditasi Quan Yin Anda! Syukur kepada TUHAN atas diri Anda. Kesulitan sering kali mendorong kita ke tingkat yang jauh lebih tinggi daripada yang akan kita capai tanpa kesulitan tersebut. Sepertinya Anda memahami prinsip penting kehidupan ini. Saat kita tinggal sendirian, kita memiliki waktu paling banyak untuk berlatih. Senang mengetahui bahwa Anda telah membiarkan hidup berjalan apa adanya dan telah memanfaatkan tantangan Anda sebaik mungkin. Latihan spiritual memberkati hidup kita dalam begitu banyak cara yang berbeda dan memberi kita akses ke hadirat TUHAN di dalam diri kita sehingga kita dapat menjalani hidup tanpa terseret lebih dalam ke dalam ilusi. Jika kita dapat mempertahankan cinta kita di hadapan karma, kita akan hidup sesuai dengan cara yang dikehendaki TUHAN bagi kita. Semoga Anda dan rakyat Amerika Serikat yang berbahagia hidup dalam Rahmat Tiga Maha Kuasa Yang Bersatu. Mencintai Anda selamanya dengan segenap hati saya!”











