Pencarian
Bahasa Indonesia
  • English
  • 正體中文
  • 简体中文
  • Deutsch
  • Español
  • Français
  • Magyar
  • 日本語
  • 한국어
  • Монгол хэл
  • Âu Lạc
  • български
  • Bahasa Melayu
  • فارسی
  • Português
  • Română
  • Bahasa Indonesia
  • ไทย
  • العربية
  • Čeština
  • ਪੰਜਾਬੀ
  • Русский
  • తెలుగు లిపి
  • हिन्दी
  • Polski
  • Italiano
  • Wikang Tagalog
  • Українська Мова
  • Lainnya
  • English
  • 正體中文
  • 简体中文
  • Deutsch
  • Español
  • Français
  • Magyar
  • 日本語
  • 한국어
  • Монгол хэл
  • Âu Lạc
  • български
  • Bahasa Melayu
  • فارسی
  • Português
  • Română
  • Bahasa Indonesia
  • ไทย
  • العربية
  • Čeština
  • ਪੰਜਾਬੀ
  • Русский
  • తెలుగు లిపి
  • हिन्दी
  • Polski
  • Italiano
  • Wikang Tagalog
  • Українська Мова
  • Lainnya
Judul
Naskah
Berikutnya
 

Baginda Raja Ye dari Py, Bagian 1 dari 3

Details
Unduh Docx
Baca Lebih Lajut
Halo semuanya, semua jiwa indah di planet ini. Hari ini pastilah tanggal 16 Agustus 2026. Pertemuan saya dengan para Raja dari jauh menjadi sedikit kurang teratur, tetapi setidaknya kami dapat kembali melanjutkan pertemuan kami setelah terhenti selama berhari-hari, seperti yang kalian ketahui. Hari ini, kami akan bertemu dengan Baginda Raja Ye, Y-E, dari Tanah Buddha bernama... Nama Tanah Buddha dari Raja Ye ini adalah Py, P-Y.

Salam, Baginda. Selamat datang, selamat datang dan cinta untuk Anda. Sungguh kesempatan yang langka bahwa kita dapat bertemu, bahwa Anda datang dengan segala niat baik dan berkah. Semoga TUHAN memberkati Anda, Tuan. Semoga penantian yang begitu lama hingga kita bertemu hari ini tidak menimbulkan ketidaknyamanan apa pun bagi Anda. Terima kasih telah bersabar menghadapi semuanya bersama kami. Dan saya minta maaf karena tak bisa bertemu dengan Anda lebih awal. Pagi ini, saya sudah menunggu berjam-jam karena kita sudah membuat janji dan saya sangat ingin bertemu Anda. Namun, berjam-jam berlalu dan kita belum bisa bertemu. Sekarang Anda sudah tahu alasannya. Dan saya sungguh minta maaf, Tuan.

“Oh, jangan khawatir. Kami sangat senang dapat bertemu dengan Raja dari Para Raja dari Para Raja dari Para Raja dalam pertemuan istimewa hari ini. Mungkin konsep waktu yang telah diatur untuk dunia ini yang membuat kita merasa bahwa waktu itu lama atau singkat, atau jauh. Namun, kami merasa sangat nyaman. Jangan khawatir. Kami sangat senang dapat bertemu Anda. Kami membawa harapan terbaik dan berkah yang dapat kami bagikan. Dan rakyat kami di Tanah Buddha Py mengirimkan kepada Anda dan penduduk planet ini semua cinta dan harapan baik dari tanah kami yang jauh.”

Oh, terima kasih, Tuan, terima kasih, Tuan. Saya juga, atas nama TUHAN Yang Mahakuasa dan demi seluruh penduduk kami di sini, mendoakan segala yang lebih baik dari yang terbaik bagi Anda. Anda dan rakyat Anda sungguh baik hati. Kami mendoakan segala yang terbaik untuk Anda, Tanah Buddha Anda, dan rakyat Anda. Terima kasih banyak telah menempuh jarak dan perjalanan yang begitu jauh untuk datang mengunjungi kami. Raja Perdamaian memberi tahu kami bahwa jarak antara planet kami di sini dan Tanah Buddha Anda luar biasa jauh, yaitu sejumlah tahun cahaya yang sangat besar. Benarkah begitu, Tuan? “Oh ya, oh ya. Oh ya, Raja Maitreya atau Yesus Kristus. Memang seperti itu, tapi kami tidak keberatan. Kami bersedia melakukan perjalanan kapan saja hanya untuk menemui Anda dan menyampaikan kata-kata niat baik, laporan, dan berkah apa pun yang dapat kami berikan bagi planet ini di masa sulit Anda.”

Oh, kami sangat berterima kasih kepada Anda, Tuan, dengan tulus dan rendah hati, terima kasih, Tuan. Dan kami juga berterima kasih kepada seluruh rakyat Anda. Dalam Rahmat TUHAN, semoga segalanya berjalan lancar dalam kedamaian, cinta, dan harmoni di antara semua negara, di antara semua orang, di antara semua penghuni Bumi yang beruntung tinggal di planet ini. Kami bersyukur kepada TUHAN Yang Mahakuasa. Amin. Sang Raja pun berkata, “Amin.” Dan seluruh rombongan-Nya juga mengulangi, “Amin.” Kami juga mengucapkan terima kasih kepada anda semua, yang mendampingi Raja untuk mengunjungi kami hari ini.

Raja berkata, “Oh, kamilah yang seharusnya turut bersimpati kepada Anda, karena penindasan berat dari karma planet ini telah sangat membebani Anda dan membuat banyak pekerjaan Anda menjadi lebih sulit akibat hambatan dari karma perdamaian, serta karma pembunuhan – terlalu banyak, terlalu banyak; terlalu, terlalu berat bebannya karena pembunuhan terhadap para makhluk tak berdosa yang tak terhitung. Dan kami sungguh berharap bahwa para penghuni Bumi, terutama manusia di planet ini, akan segera menyadarinya – kesalahan fatal karena memakan sesama penghuni Bumi dan membunuh sesama manusia, ras mereka sendiri melalui peperangan, berbagai macam racun, bahkan minum minuman seperti alkohol, dan merokok – apa pun yang semacam itu, sungguh, sangat, sangat menindas bagi para makhluk di dunia ini.”

Saya sungguh minta maaf. Ketika Baginda Raja Ye berbicara, suara-Nya semerdu Suara (batin) Surgawi yang kalian dengar selama meditasi Quan Yin kalian. Hanya saja, saya setengah berada di dimensi dunia dan setengah di dimensi yang lebih tinggi. Jadi, rasanya seperti benar-benar berada di luar dunia ini, tetapi tetap berada di dunia ini. Jadi suara saya, dalam banyak kesempatan, seperti ini, tidak seindah ketika Raja mengucapkannya. Itu tidak adil bagi suara merdu yang melekat pada Baginda. Saya juga meminta maaf atas hal itu.

Saat ini, meski kita bisa melanjutkan pertemuan dengan para Raja, saya hanya menghitung setiap hari, hari mana kita beruntung bisa melakukannya. Tapi kita tak pernah tahu jam berapa. Ada banyak pengaturan pengamanan seputar pertemuan ini. Dan memang sulit dengan karma perdamaian dunia yang sedang berlangsung. Dan sungguh, saya bisa memakai sedikit bantuan dari energi kebajikan manusia, jika saja lebih banyak dari mereka beralih menjadi vegan, untuk memoles lebih banyak kekuatan mereka untuk membantu saya. Saya harus bekerja demi perdamaian dan harus melawan kekuatan negatif. Kami juga harus menyelamatkan jiwa-jiwa manusia dari neraka. Dan setiap hari, urusan duniawi. Jika sungguh lebih banyak manusia dapat menyumbangkan lebih banyak energi damai, lebih banyak berkah kebajikan, maka pekerjaan kami akan jauh lebih ringan dan mudah.

Terima kasih, Baginda Raja Ye, atas pengertian Anda dan memaafkan kami karena telah membuat Anda menunggu begitu lama. Dan bahkan kemarin, tadi malam, pada dini hari, dan bahkan sekarang, pada jam-jam setelah tengah hari, ini terus tertunda dan berlarut-larut seperti itu. Terima kasih atas toleransi Anda, Tuan. “Oh, jangan khawatir, Buddha Maitreya, jangan khawatir. Kami memahaminya sepenuhnya, saya sendiri, rakyat saya, dan semua Buddha di Sepuluh Penjuru. Mereka semua ingin datang menemui Anda, tetapi Mereka khawatir itu akan menjadi pekerjaan yang terlalu berat, beban yang terlalu besar.” Oh, tidak sama sekali, Tuan, apa pun kesulitan yang menimpa saya, semuanya sepadan jika salah satu dari Anda bisa datang dan menemui kami. Masalahnya juga terletak pada waktu, ruang, dan karma planet ini yang menimbulkan lebih banyak masalah daripada yang kita duga, lebih dari yang pantas diterima oleh Anda, semua Baginda Raja, para Buddha. Saya sungguh minta maaf, tetapi kita harus terus membantu planet yang sedang tenggelam ini. Dan saya berterima kasih kepada Anda karena telah datang meskipun jadwal Anda sibuk, mengajar para pengikut setia dan para pendatang baru.

Photo Caption: “Jalan di Hutan Dilapisi Daun-Daun Lembut Jalan di Dunia Dilapisi Batu-Aspal Jalan ke Neraka Dilapisi Panas Membara Jalan ke Surga Diterangi CAHAYA ILAHI dan MUSIK yang MENGANGKAT

Unduh Foto   

Tonton Lebih Banyak
Video Terbaru
Veganisme: Cara Hidup Mulia
2026-09-27
657 Tampilan
Antara Guru dan Murid
2026-09-27
2056 Tampilan
Berita Patut Disimak
2026-09-26
1511 Tampilan
Berita Patut Disimak
2026-09-26
9762 Tampilan
40:48
Berita Patut Disimak
2026-09-26
735 Tampilan
Antara Guru dan Murid
2026-09-26
1689 Tampilan
Bagikan
Bagikan ke
Lampirkan
Mulai pada
Unduh
Mobile
Mobile
iPhone
Android
Tonton di peramban seluler
GO
GO
Aplikasi
Pindai kode QR, atau pilih sistem telepon yang tepat untuk mengunduh
iPhone
Android
Prompt
OK
Unduh